Random

 Gw masih belum tau betul panggilan gw dimana. Masih belum terlihat jelas. Dan sekarang gw kerja dikapal. Dari awal keinginan gw
kerja dikapal sampai hari itu tercapai, gw percaya itu smua karena rencanaNya. Gw cuman mau TAAT. Tapi kadang aku juga merasa
ragu. Apakah kekapal ni adalah keinginanku atau kehendakNya yg membawaku kerja dikapal pesiar? Pertanyaan ini selalu
muncul dipikiranku. Karena aku terbiasa dengan kehidupan digereja. Dimana aku mendengarkan firman,berdoa bersama,dimentor dan dimuridkan,
mementor dan memuridkan orang, konflik yg bisa diselesaikan dengan berbicara,saling mendoakan,saling bercerita, saling membagikan firman. Wah, Surga
sekali yah? hehehe...Sebelum kekapal aku berencana utk membuat sebuah komsel dikapal, aku berfikir akan menguasai (read:memimpin)
ibadah dikapal. Entah itu bernyanyi (suara saya jg bagus lho :p) ato sharing Firman. BUT, 2 hari pertama saya masuk pagi dan
hari ketiga saya masuk siang dimana jam ibadahnya ato bisa dibilang persekutuannya dimulai jam 11.pm. Dijam itu saya kena
jam kerja sampai 00.30mn. Diluar dari perencanaan. Dan selama hampir 3 bulan gw ga pernah ibadah. Dan selama hampir 3 bulan
pula terasa banyak pula intimidasi, karena saya sudah tidak sesering melakukan apa yg saya lakukan sebelum saya bekerja
dikapal. Saya tetap keep in touch dgn mentor,komunitas,n anak mentor saya via whatsapp ataupun facebook. Diawal2 bulan saya masih belum bisa
mengatur pola waktu saya, dimana saya harus baca firman ato pun berdoa. Minggu2 pertama saya hanya mengejar kasur, untuk
membaringkan sejenak badan saya yg sangat terasa lelah. Karena pekerjaan yg saya lakukan sekarang terasa sangat berat sekali
buat saya. Bukan hanya itu tapi juga orang2 disekitar saya yg menekan saya.Namun selalu ada Kasih Karunia Allah yg memampukan saya sampai sekarang.
Dan karena penderitaan (read:masalah/penekanan) itu ada, saya jadi semakin berharap sama Bapa dan semakin mengenal Dia.
Disetiap saya merasa terjepit namun saya tidak pernah kehabisan akal. Karena selalu ada pimpinan RohNya.
Gw benar2 belum mengerti apa maunya Tuhan buat hidup saya. Satu hal yg pasti. I TRUST in HIM! Kadang saya berfikir,
entah apa jadiNya kalo saya tidak mengenal Yesus,saya tdk setia dlm
pertemuan ibdah (karena didlm ibdah terdapat banyak mengandung janji),dateng komsel. Tidak memberi diri untuk dibentuk,
memilih utk bebal (read: mengeraskan hati). Mungkin saya akan gampang sekali tergoda dengan kehidupan2 orang disini.
Apalagi saya orangnya gampang kepikiran dan dulu saya adalah orang yg sangat khawatir,takut gagal, takut akan masa depan.
Kalo saya yg sekarang masih saya yang dulu, mungkin saya sudah tergoda dengan pergaulan disini. Karena sudah beberapa
kali saya ditawarkan minum wine dan rokok. N dulu saya hidup berdasarkan apa kata orang n ga enakan sama orang
(jadi gampang terpengaruh n pikiran saya bisa cepat berubah2 karena mendnegarkan apa kata orang. But Puji syukur
sebelum kesini saya melatih diri saya untuk tekun dalam membaca firman, terus hadir dalam stiap pertemuan ibdah. Tidak
pernah satu pun saya lewatkan kecuali waktu itu saya ada training dicikarang dan hari dmn ada acra itu saya harus masuk
untuk training. Dari awal Terima Yesus secara pribadi sampai sekarang,saya masih suka jatuh bangun. Dan apa yg membuat saya
mau terus bangkit dan terus setia mnegikut Dia? Itu karena semenjak mengenal Dia hidupku diubahkan. Perlahan demi perlahan,
hari demi hari aku terus menerima kemenangan2 demi kemenangan, entah itu dosa dimasa lalu, setiap kelemahan2ku, sakit penyakitku,
dosa keturunan nenek moyang sudah dibayar LUNAS oleh darah Yesus dikayu salib. Dan ga cuman sampai disitu saja, orang2 yg
percaya kepada Yesus ga akan mati. Dan orang2 yg sudah terlebih dahulu mati akan mati dan terangkat bersama2 dengan orang2
yg Percaya lainnya. Intinya akan mempunyai kehidupan yg kekal bersama2 dengan Yesus. Banyak orang2 yg sekarang bersenang2,
berfoya2 seperti melakukan korupsi (read:EGO)uang,curang. Sex bebas yg kata mereka itu nikmat (kenikmatan yg membawa mereka
kepada maut), Touch sana sini (khususnya utk anak muda dijaman sekarang). Beberapa hari yg lalu gw sempet chit chat sama
slh satu crew cewe dr negara lain, dikamarnya gw liat ada foto bayi. Dia nilang itu anaknya.Dia bekerja utk anaknya. Gw tanya
emang suaminya kerja apa, kok lu kerja dikapal? dia bilang saya ga punya suami, dia pacar saya.cuman sekarang udah putus.
It's ok for me. Dari mukanya dia terlihat fine2 aja. Gw tau betul sebagai seorang cewe mendambakan pernikahan yg cuman sekali
dan sampai mati. Dan gw cuman bisa diem. Abis ga tau mau ngomong apa...hehehe Gw percaya setaip tanah (read:setiap tempat) yg gw injak
itu menjadi milik pusakaNya Tuhan. Gw ga tau apa yg terjadi diudara, tapi satu hal yg gw tau pasti kalo Allah ga pernah
berhenti beekerja. Begitupun dengan saya, seperti yg sudah diteladankan oleh Yesus, yg slama dibumi Dia ga pernah berhenti utk
bekerja sampai DIa naik kesurga.

I do what He did

Comments

  1. Imeeeelll what a great story dear :),tetep smangat hal itu yg gw alami jg tahun2 lalu,ditawarin wine,rokok,ibdh jarang2,kmsl jg jarang tp gw sll memastikan hati gw ngalamin Tuhan lwt persekutuan dgn tmn2 gw yg lain,doa gw buat imel ~> Tuhan jagai imel & klrga,apapun yg diperbuat imel itu berhasil,dan teruslah murnikan imel sehingga imel jd "mutiaraMu Tuhan",kuatkan stiap kaki yg mulai goyah dan hati yg mulai kering Engkau puaskan Tuhan,di dlm nama Yesus kami lepaskan Roh damai sejahtera,ktenangan atas imel,thank You Tuhan,dlm nama Yesus kami berdoa amin :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

A Strong Woman, or a Woman of Strength?